Inilah Penelitian Ilmiah Biduri Mengobati Diabetes Dan Sebagai Antioksidan

Table of Contents


Memang tidak banyak yang tahu manfaat tanaman di sekitar kita bagi kesehatan dan penyembuhan penyakit. Padahal, pemanfaatannya telah banyak digunakan secara turun-temurun ratusan tahun. Banyaknya bukti empiris yang terjadi, menjadi salah satu alasan untuk dilakukan uji laboratorium pada banyak tanaman herbal, misalnya biduri. 

Tanaman biduri yang mudah sekali kita jumpai ini dipercaya memiliki efek antidiabetes dan antioksidan. Benarkah demikian? Berikut kami sampaikan kepada Anda hasil uji laboratorium tanaman biduri dan manfaatnya bagi pengobatan diabetes dan sebagai antioksidan. Semoga bermanfaat!

Antioksidan Dan Antidiabetes

Studi dilakukan untuk mengetahui pertahanan antioksidan ekstrak kloroform biduri (Calatropis gigantea) pada streptozotocin (40mg/kg, intraperitonial, injeksi tunggal) induksi diabetes pada tikus wistar albino. Ekstrak secara signifikan menurunkan level zat kimia reaktif asam thiobarbituric pankreatik (TBARS) dan signifikan meningkatkan level superoksida dismutase, katalase, dan glutation dibandingkan level di atas pada jaringan pankreatik tikus patogen diabetes.

Tes dibandingkan dengan glibenclamide (5 mg/kg, harian), agen antihiperglikemik. Studi menyimpulkan Calatropis gigantea meningkatkan pertahanan antioksidan melawan spesies reaktif oksigen yang diproduksi di bawah kondisi hiperglikemik dan melindungi beta-cellsdan menunjukkan kandungan antidiabetes. 

Posting Komentar