Inilah Penelitian Bayam Merah Menghambat Pertumbuhan Sel Kanker

Table of Contents
1
Kita tentu mengetahui bahwa secara turun temurun, penggunaan herbal sebagai terapi berbagai macam penyakit telah terbukti kemanfaatannya. Efek sampingnya pun relatif kecil atau tidak ada sama sekali. Salah satu herbal yang digunakan adalah bayam merah untuk menghambat sel kanker. Berikut ulasan penelitiannya. Semoga bermanfaat!

Aktivitas penghambatan sel kanker dan antiproliferasi

Isolasi bioassay-terarah daun dan batang A. tricolor menghasilkan tiga galactosyl diacylglycerols (1-3) dengan aktivitas penghambat tumor manusia dan siklooksigenase-1 (COX-1) melalui 78,63 dan 93% serta enzim cyclooxygenase-2 (COX-2) melalui 87,74 dan 95%, berturut-turut. Senyawa dites untuk melihat aktivitas antiproliperatif menggunakan garis sel kanker AGS manusia (lambung), CNS (sistem saraf pusat; SF-268), HCT-116 (usus besar), NCI-H460 (paru-paru), dan MCF-7 (payudara). Senyawa 1 menghambat pertumbuhan sel kanker AGS, SF-268, HCT-116, NCI-H460, dan MCF-7 dengan nilai IC50 49,1; 71,8; 42,8; 62,5;, dan 39,2 mug/ml, berturt-turut.


Untuk garis sel tumor AGS, HCT-116 dan MCF-7, nilai IC50 senyawa 2 dan 3 yaitu 74,3; 71,3; dan 58,7 microg/ml serta 83,4; 73,1; dan 85,4 berturut-turut. Itu merupakan hasil penelitian pertama yang menunjukkan aktivitas penghambatan enzim COX untuk gliserol galaktosil dan aktivitas antiproliperatif melawan garis sel kanker CNS, perut, paru-paru, pyudara, dan usus besar pada manusia.

Posting Komentar