Berikut Penelitian Ilmiah Bligo Bermanfaat Sebagai Penurun Demam Dan Antinosiseptif

Table of Contents


Berikut Penelitian Ilmiah Bligo Bermanfaat Sebagai Penurun Demam Dan Antinosiseptif

 

Kita tentu telah sering mendengar dan mengetahui atau bahkan mengalami langsung manfaat dari tanaman herbal untuk mengobati berbagai keluhan penyakit. Resep herbal ini diwariskan secara turun temurun oleh nenek moyang kita. Banyaknya hasil empiris membuat para peneliti melakukan penelitian ilmiah lebih lanjut mengenai herbal. Berikut salah satu contohnya, yaitu bligo dipercaya mengobati demam dan antinosiseptik. Semoga bermanfaat!

Anti Demam Dan Antinosiseptik

Penelitian menggunakan ekstrak etabol biji bligo. Ragi Brewer (15%) digunakan untuk menginduksi pyrexia etanol tikus. Ekstrak terbukti tidak menimbulkan kematian pada tikus hingga dosis 5.000 mg/kg bobot tubuh. Pada dosis 250 mg/kg dan 500 mg/kg, ekstrak secara signifikan (p<0,05) meningkatkan antinosiseotik pada tikus untuk dosis tertentu.

Pada kedua dosis yang sama, ekstrak juga secara signifikan (p<0,05) menurunkan pyrexia pada tikus yang diinduksi menggunakan ragi. Hasil mengindikasikan bahwa ekstrak etanol bligo memiliki efek antinosiseptik dan antipiretik sehingga memperkuat tradisi penggunaannya secara tradisional untuk mengatasi demam dan kondisi sakit.

Posting Komentar