Hasil Uji 5 Manfaat Awar-awar, Salah Satunya Untuk Kanker Payudara
Table of Contents
Pernahkah Anda mendengar atau melihat
tanaman Awar-awar? Bisa jadi kita sering melihat namun tidak tahu namanya. Tanaman
yang tumbuh hingga ketinggian 1.200 m dpl ini tumbuh liar di pinggir jalan, di
sisi parit, selokan hingga hutan terbuka. Tahukah Anda hasil uji laboratorium
menyebutkan setidaknya 5 Manfaat Awar-awar, Salah Satunya Untuk Kanker
Payudara? Berikut artikelnya, semoga bermanfaat!
1.
Antibakteri
Penelitian menggunakan kulit akar awar-awar Ficus septica yang diperoleh
dari daerah Gianyar, Bali, menunjukkan flavonoid golongan flavonon yang
berhasil diisolasi memiliki aktivitas antibakteri melawan Vibrio cholera dan
Eschericia coli. Riset lainnya menunjukkan ekstrak etanol daun Ficus septica
mampu menghambat pertumbuhan Staphylococcus aureus dan Escherichia coli dengan
daya hambat berturut-turut 13,83 +- mm dan 13,00 +- 1,00 mm.
2.
Anticendawan
Ekstrak etanol daun Ficus septica dapat menghambat Candida albicans-jamur
penyebab infeksi seperti keputihan pada wanita alias candidasis-dengan zona
penghambatan 17,67 +- 1,53 mm pangkat 10.
3.
Antiprotozoa
Ekstrak etanol daun Ficus septica dapat menurunkan jumlah parasit
Trichomonas vaginalis-penyebab penyakit trichomoniasis yang menular secara
seksual. Ekstrak terbukti menginduksi terjadinya perubahan seperti apoptosis
pada trofozoit-bentuk protozoa yang aktif bergerak, makan dan bereproduksi,
tetapi tidak mampu bertahan di luar tubuh inang-T. Vaginalis setelah 72 jam
paparan. Ekstrak daun awar-awar juga mampu menghambat pertumbuhan Entamoeba
histolytica-protozoa patogen penyebab penyakit disentri yang menyebar pada
manusia melalui air yang terkontaminasi dan terkadang lewat makanan.
4.
Kanker Payudara
Ekstrak etanolik daun awar-awar terbukti mampu meningkatkan aktivitas
sitotoksik agen kemoterapi doxorubicin pada sel kanker payudara MCF-7.
Penelusuran mekanisme molekuler efek sitotoksik ekstrak etanolik daun awar-awar
dilakukan dengan pengamatan apoptosis dengan metode imunositokimia. Pengamatan
apoptosis dan ekspresi protein Bcl-2 pada aplikasi tunggal ekstrak daun
awar-awar menunjukkan kemampuan ekstrak menginduksi apoptosis dan menurunkan
ekspresi protein Bcl-2.
5.
Imunomodulator
Uji
efek imunomodulator fraksi tidak larut heksana (hexane insoluble fraction/HIF)
Ficus septica dilakukan pada tikus yang diberi perlakuan doxorubicin-obat yang
digunakan pada kemoterapi kanker. Hasil menunjukkan fraksi HIF mampu menurunkan
efek samping level CD8 + darah dan menurunkan ekspresi IL-10 limfa sehingga
berpotensi sebagai agen pelindung untuk penggunaan doxorubicin.

Posting Komentar